anak tkw (Bi)

Perbedaan,walau sedikit,sering membuat manusia merasa hina. Apalagi di masyarakat yang menjungjung tinggi norma dan silsilah. Begitu juga yang terjadi pada kehidupanku. Menjadi sedikit berbeda,membuat jalan hidupku dipenuhi kebencian. Banyak manusia merasa lebih baik dari yang lain,walau pada dasarnya,mereka belum tentu bersih adanya.

Waktu kecil,aku kenyang sekali dengan ejekan, bahkan hinaan. Bukan karena fisiku yang memang sedikit berbeda dibanding yang lain,tapi lebih pada latar belakangku. saat ibuku berusia 18 tahun,dia pergi ke arab menjadi tkw,belum 2 tahun,ibuku pulang dengan perut tengah mengandung aku,tapi saat itu ibuku pulang bersama seorang pria yang katnya suaminya.menurut ibu,mereka telah menikah secara siri. Saat aku baru 6 bulan,ayahku pergi lagi untuk bekerja,sejak itu beliau tidak pernah datang lagi. Saat aku berusia sekitar 1 tahun, ibuku kembali berangkat menjadi tkw. Jadilah aku dalam pengasuhan nenek. waktu itu kami tinggal bersama anak-anak nenek yang lain. Bukan hanya oleh lingkungan,bahkan oleh keluargaku sendiri aku sering di hina. Sebutan anak haram, atau ejekan seperti domba keriting,karena rambutku sedikit ikal,biasa aku dengar. Bahkan adik ibuku tak jarang suka memukulku.

 

Saat aku duduk di kelas 3 sd,ibuku akhirnya kembali,walau bahagia,tapi aku sendiri merasa harus membiasakan diri.karena merasa asing.ibu akhirnya mebawaku pindah,membeli rumah kecil dipinngir jalan dan membuka warung makan kecil.bahkan dia membelikanku sepeda.waktu itu aku sangat bersyukur,bisa pindah dari lingkungan yang membuatku merasa hina. Aku juga pernah menayakan kepada ibu,kenapa mereka menghinaku,ibuku hany bilang,mereka sirik,karena aku lebih cakep dari mereka,liat saja hidung kamu,kata ibuku,merekan pesek,begitu kata ibuku. Walau ejekan di rumahku berkurang,tapi disekolahku sesekali mereka masih mengejeku. Setahun hidup bersama ibu,ibu memperkenalkanku dengan lelaki pacar ibuku,usianya 5 tahun lebih muda dari ibuku.seorang pemuda berwajah lumayan tampan,sebut saja mas tarno,yang dimataku tak lebih dari seorang playboy,yang memamfaatkan ibuku.tapi kemudian mereka menikah secara sirih.

Belum lama merasakan kebahagian,musibah menerpa keluargaku,nenek sakit dan butuh biaya operasi. Akhirnya ibuku mengandaikan rumah,karena saudara ibu yang lain tak ada yang mampu membantu. Tapi nyawa nenek tak tertolong,sat aku kelas 6 sd,nenek meninggal.untuk melunasi biaya nenek,ibu akhirnya menjual rumah. Hanya sepeda yang tersisa untuku.Kami tidak kembali kerumah nenek,tapi mengontrak dirumah kecil . entah karena rejeki atau apa,kurang dari sebulan sejak kematian nenek,ibu mendapat tawaran kerja di jakarta. Ibu menerima pekerjaan tersebut,sebelumnya ibu telah minta mas tarno merawatku, sementara,sebelum nanti akupun akan di boyong ibu ke Jakarta.

Akhirnya secara mendadak,aku pindah kerumah mas tarno, rumah dipinggiran desa yang jauh dari mana2. Rumahnya yang sebenarnya lumayan besar,yang terletak,percis dibelakang balai desa,hingga kalau dari depan tidak terlihat. Aku akhirnya diperkenalkan mas tarno kepada ibunya,sebut saja si mbo narti,wanita yang menurutku terlalu muda untuk menjadi ibu mas tarno.usianya masih sekitar 40 tahun. Saat pertama bertemu,aku sudah merasakan bahwa beliau kurang bersahabat. Wajahnya seperti tak acuh menanggapi kehadiranku. “apa si mbo bilang dulu”begitu ketika pertama aku ketemu. “sudah lah mbo”kata mas tarno. Aku akhirnya tahu dari percakapan mereka,walau secara diam2 aku mencuri dengar. Si mbo,ternyata tidak menyetujui hubungan anaknya,mukaku sempat panas saat kudengar si mbok bilang. “apa aku bilang,wanita nakal gitu dinikahi,jadinya bawa sial,masa ninggalain anak gitu aja,emang gak di kasih makan apa?katnya. “sudah mbok,nanti dia kan kasih uang untuk ganti biaya nakanya disini”kata mas tarno. Memang bukan pertma kalinya aku mendengar ibuku disebut sebagai wanita nakal,tapi tetap saja sering membuatku kesal.

Awalnya,saat ujian terakhir kelas enam selesai,aku merasa bahagia,akhirnya aku bisa pindah ke Jakarta, tapi kemudian mas tarno bilang,ibuku lagi persiapan ke Malaysia. Sungguh,saat itu hatiku merasa hancur, tapi aku tak bisa berbuat apa2,hanya pasrah. Aku sendiri saat pindah kerumah si mbo,berusaha menyenangkan hati si mbo dengan rajin bekerja. Pagi hari aku sudah bangun,menimba air hingga bak mandi penuh dan menjaganya untuk tidak pernah kosong. Bahkan tiap pagi juga aku mengepel lantai. Selain itu aku menawarkan diri membantu si mbo membungkus makanan kecil,jualan si mbo. Tapi tetap saja, si mbo selalu judes terhadapku,mas tarno kadang suka mencoba menenangkanku. “sifat si mbo memang begitu”katanya. Mas tarno sendiri seringnya jarang di rumah. Saat mendengar aku tak jadi ke Jakarta,si mbo tak hentinya menyalahkan mas tarno.

Sungguh,awal masa smpku,sangat berat bagiku,aku seperti berada dalam penjara,meski ada orang,tapi kami asing satu sama lain.tiap malam,aku hanya bisa menangis. Sedikit melakukan kesalahan,seperti pulang telat,si mbok akan marah besar,sumpah serapah kadang keluar dari mulutnya. “badan kamu saja yang gede,otak kamu kosong’katnya.aku sangat tak leluasa,bahkan makanpun aku di jatah. Mas tarno sering bilang,senangin hati si mbo,pasti dia jadi baik,katnya, tapi aku bingung,aku telah berusaha sebisa mungkin. Di smp,aku mempunyai kawan,sebut saja joko,bersama dia,kadang aku melakukan hal negative,seperti mencuri buah2an,atau apalah,untuk mengganjal perut kami,aku sebenarnya diberi uang jajan,tapi seringnya kurang.mas tarno sendiri tak member tahu,berapa uang yang ibu berikan untuknya.kepada joko aku bahkan bilang ingin kabur,joko bahkan sering bercanda. “gak ada suami tuh,jadi uring2an,perkosa aja”katanya,kami hanya tertawa.

Sampai suatu waktu,tak sengaja aku mendengar percakapan dibalai desa,2 wanita membicarakan si mbo,darinya aku tahu,ternyata so mbo juga bukan termasuk wanita baik-baik,bahkan mereka bilang ayah mas tarno pun tak tahu siapa. Sejak itu,aku kadang berusaha mencuri dengar pembicaraan mas tarno dengan si mbok, lama-lam aku sadar,ternyata mas tarno seperti tidak begitu patuh terhadap ibunya,bahkan sering membangkang. Dan suatu hari,sungguh membuatku sakit hati dan tekejut, mas tarno membawa wanita muda ke rumahnya,walau singgah sebentar. Aku sebenarnya pura2 tak peduli,tapi saat mas tarno pergi,si mbok bilang, “syukurlah kalo si tarno dapat jodoh yang benar,Ya?”begitu si mbok berkata sambil melihatku.aku hany bisa masuk ke kamar.

Saat libur tengah kelas satu selesai,waktu itu aku pulang dari masjid,aku lewat belakang,saat kudengar percakapan yang sedikit keras. ‘pokoknya kamu jangan cari aku lagi”. Dari pertengkaran itu,aku tahu ternyata si mbok punya pacar seorang pemuda,tapi kemudian si mbok ditinggal. Dari jauh aku sempat melihat sosok lelaki itu dengan jelas,lelaki yang pernah sekali aku liat keluar dari rumah si mbok juga,waktu awal2 aku pindah.tapi saat itu bukan malam,sekitar jam 10 pagi.inikah pemuda yang dibicarakan perempuan dibalai desa tadi,pemuda yang suka datang diam2.yang pura2 menjadi pembeli makanan si mbok.itu yang ada difikiranku saat itu.

sejak kejadian itu,mbok keliatan lebih murung, bahkan sering mengurung diri di kamar. Aku sendiri cerita hal tersebut ke joko.ternyat rusak juga,begitu kata joko. Si mbok tetap memperlakukanku seperti orang asing,sesekali dia marah jika aku melakukan kesalahan. Sampai akhirnya aku naik di kelas 2.

Hari itu aku baru pertama masuk,jam sepuluh aku sudah pulang,ternyata dirumah si mbok gak ada,aku tak berani makan,akhirnya,aku tiduran dikamarku,hari itu kurasakan panas,jadi aku tiduran hany mengenakan celana dalam saja,hal itu biasa aku lakukan ketika aku tidur malam. Saat terlelap tiba-tiba pipiku di sentuh. “bangun,tidur melulu”akupun terbangun. Kulihat si mbok memelototiku. “maaf mbok,ketiduran’jawabku. ‘sudah,bantuin goreng sana”katanya. Matanya terus melihat kearahku yang hanya mengenakan celana dalam berusaha mencari pakaian. Aku sedikit merasa aneh saat itu. Dan keanehan itu,sesekali terjadi,saat sepertinya si mbok selalu berusaha mencuri pandang kearahku,jika aku hendak pergi mandi,yang hanya mengenakan handuk, atau saat menganti baju di kamar,karena kamarku hanya ditutup tirai kain,yang kadang sedikit terbuka.

Kemudian,suatu hari,saat aku mandi,aku dikejutkan oleh kehadiran si mbok yang tiba-tiba masuk ke kamar mandi,kamar mandi yang memang tampa pintu itu tiba-tiba terbuka. “ngapain aja sih,mandi kok lama”katnya,kemudian si mbok mengambil ember di samping bak mandi,aku yang lagi mengguyur tubuhku,hanya kaget,mata si mbok melihat kearah kemaluanku,aku berusaha menutupi dengan tanganku dan berbalik.”maaf mbok,tadi buang air dulu,jadi lama”kataku saat aku beres mandi dan melintas dihadapannya.kulihat matanya melirik kearah kemaluanku.

Sungguh,hal-hal sepele sering menjadi bahan amarah si mbok,aku sendiri ta apa jika dia menyebutku goblok atau apa,tapi kalau sudah menjelek-jelekan ibuku,amarahku sering terbakar.

Dan sore itu,sore yang akan kuingat selalu dalam hidupku,aku masih dipertengahan kelas 2. Aku telah minta ijin si mbok pulang sore,karena ada tugas sekolah. Saat pulang,hujan turun dengan deras,akupun kehujanan. Tiba dirumah,kulihat si mbok sudah marah-marah. dia meributkan jemuranku,juga ketelatanku pulang. Selain itu,aku lupa membeli plastic yang dia pesan sebelumnya. Sungguh,saat itu walau badanku dingin,tapi kepalaku serasa panas. Belum lagi saat hendak mengambil handuk,kakiku membuat lantai basah. Akhirnya hanya mengenakan handuk,aku pel sebentar lantainya.ocehan si mbok tak aku dengar. Aku berusaha mencari bajuku yang siangnya ku jemur,,tapi tak ada, kulihta si mbok keluar kamar,mengenakan kain menutup dadanya. “si mbok mau mandi juga ya,mbok ja duluan”kataku. “gak usah!kamu saja,nanti sakit,malah bikin repot!bentaknya. aku cepat2 mandi,hany 5 menit,terus keluar lagi.”mbok aku sdh’kataku. “ini baju kamu,pisahin!bentak si mbok,aku cepat ke kamarnya. Kulihat tumpukan baju di lantai kamar si mbok,sisampingnya strika arang mengepul. Aku memilih-milih bajuku. Sambil jongkok. “kamu tuh gak tahu diri ya, sudah telat,mana plastiknya lupa,jadi besok gmana?katanya. “maaf mbok,tadi guru minta tolong dulu”jawabku. “alah bilang aja main”kata si mbok. Aku akhirnya berdiri dan membawa pakainku.”eh,kalo ngomong di denger,malah perhgi,kurang ajar”katnya. “maaf mbok”kataku.si mbok berdiri,dia memukul kearah tanganku,hingga sebagian bajuku jatuh.”dasar anak gak punya bapak,jadi gak da yang didik!bentak si mbok. “awas kalo lupa lagi’katnya,sambil mendorong pundaku. “iya mbok,maaf”kataku. “ pasti goblok dari ibunya”katnya. Aku hendak memungut baju,tapi sebagian kulihat kaki mbok menendangnya hinga sebagian menjauh.aku ambil sebagian bajuku,kurasakan handuku lepas,aku cepat2 memegang handuku. “kamu enak2kan main,aku kerja seharian”kata si mbok.”iya mbok,maaf aku kan dah minta maaf,biar nanti aku setrika semuanya”kataku. “eh,malah melawan,berani ya?katnya tanganya hendak menjewerku,tapi aku tangkap. Dan kupegang,entah kenapa aku melakukanya.tiba-tiba satu tangan si mbok melayang,akupun menangkap dengan tanganku yang lain,saat itu,aku baru sadar,handuku ternya sudah turun kelantai.mata si mbok melihat kearh kemaluanku.”lepas,dasar anak haram”katnya,mukaku menjadi merah,aku malah mengemgamnya erat.si mbok berontak,aku malah menekanya hingga dia terjongkok,sambil berontak sesekali matanya meelihat kaearah kemaluanku. “berani ya anak pelacur’katnya.kakinya berusaha menendang,tapi aku tahan dengan kakiku juga,akhirnya kubuar dia tertidur,sambil kutekan tanganya didanya. “mau apa kamu?katnya sambil melirik kemaluanku. Saat itu terlintas kata-kata joko,aku tak berkata apapun,badanku yang sedikit lebih besar juga tenagaku yang jauh dibanding tenaganya,membuat gerakanya berontaknya sia2,aku akhirnya menarik kain yang menutup badanya,hingga terbuka.”coba saja kalau berani!!bentaknya. entah,kata2 itu,malah membuatku bernafsu, aku sama sekali belum pernah melakukanya,tapi entah naluri apa yang menutunku,aku hanya berusaha menempelakn kontolku di daerah yang kulihat ada rimbunan bulu hitam. Aku hanya mengingat gambar yang pernah diperlihatkan joko,gambar yang berisi adeganseronok dan berusaha mempraktekanya.sambil kuprentangkan tanganya,kontolku yang perlahan mulai bangkit akibat gesekan dengan bulu kemaluanya,berusaha kutusuk2an berharap menemukan lubang. Si mbok asalnya berontak,tapi lama-lam dia diam,tak lam kurasakan ada lubang hangan,akupun berusaha menancapkan kontolku, dengan paksa aku mengenjotnya kencang,kudengar si mbok mengaduh,aku tak peduli,mungkin sekitar lima belas menit,akhirnya kurasakan aliran sperma mulai muntah keluar. Si mbok hany diam melihat mukaku. “kalau mbok bilang mas tarno,aku akan bilang mbok yang suruh aku”kataku sebelum akhirnya aku mengambil bajuku satu persatu,dan setelah memakai handuku,aku akhirnya kembali kekamar. Sekitar pukul 11,aku merasa lapar sekali,akhirnya aku keluar,karena kudengar sejak kejadian tadi,si mbok tak keluar dari kamarnya.

Saat subuh,saat si mbok keluar,aku cepat2 menghampirinya. “maafkan aku mbok”kataku.si bok hanya diam. Sejak itu,hampir sebulan,kami tak bertegur sapa,bahkan aku tak membantunya membungkus makanan jualan si mbok. Mas tarno tak menyadarinya,karena dia datang hanya sebentar dan lebih sering dengan selingkuhanya. Dan kemudian di suatu subuh juga,aku memberanikan diri bicara kepadanya, “mbok,aku minta alamta ibu,mungkin lebih baik aku kos aja,tolong bilang ke mas tarno”kataku. “sudah,kamu mandi,trus makan,nanti mbok mau suruh kamu”katnya.tumben fikirku,mungkin mbok sudah gak marah.selesai mandi dan berseragam,aku berjalan ke pintu kamar si mbok.”mbok mau suruh apa?tanyaku.”makan dulu sana’kata si mbok.”nanti aja mbok masih pahi”jawabku.”ya dah masuk”katnya,akupun perlahan masuk. Dalam kamar aku berdiri tak jauh dari pintu. Kulihat si mbok duduk disampaing ranjang.”buka baju kamu”katnya,aku kaget,”mau apa mbok?tanyaku.”udah buka dulu”katnya.aku kemudian membuka seragamku juga.”semuanya”katanya,aku kembali heran,tapi kemudian aku membuka celanaku. Dan kaos dalamku.”ini mbok”kataku memegang celana dalamku,satu2nya kain yang tersisa.mbok mengangguk.sungguh kurasakan jantungku degdegan dan kikuk,aku kemudian menutup kontolku dengan dua tanganku saat kulihat mata si mbok terus memandangi kontolku,kontolk yang ujungnya masih dipenuhi bulu-bulu halus,tapi menyebar hingga pusar,bahkan didadapun sdh sedikit Nampak,begitu juga dipunggungku.hanya warnya masih samar.”ada apa mbok’kataku. “uadh sini”katnya sambil melambaikan tanganya,aku mendekatinya.”mbok mau apa?kataku.saat kulihat dia mulai merbahkan badanya.”sudah,jangan pura-pura gak tahu,entot mbok”katnya,kupingku langsung merasa panas,kemudian kulihat si mbok membuka kainya,dan ternyata dia sudah tak memakai cela dalam,saat kulihat itu,tak terasa kontolku mulai bergerak berdiri.”hayo naik”katnya. Kulihat dia menganjalkan bantal dipantatnya saat aku mendekat.aku akhirnya berjongkok dihadapanya,perlahan tangan si mbok menggapai kontolku yang lumayan sudah menegang,dan mendekatkan ke momoknya,aku hanya menurut,kurasakan kepala kontolku dia gosok-gosokan ke kemaluanya,kontolku makin mengeras,”gila,kontolmu gede juga,coba dari dulu mbok tahu”bisiknya.akhirnya denag gerakan halus dia masukan kontolku ke momoknya,sungguh kurasakan nikmat yang jauh lebih fantastis daripada pertama dulu,sesaat kemudian aku mulai mengerakan pinggulku maju mundur ,hanya kuarnga dari 15 menit,kuarsakan kontolku mulai mengeli hebat,saat itu,si mbok mendekapku erat,akhirnya,ahh,ahh,tampa peringatan,kusemprotkan cairan hangat dilubang kemaluanya.si mbok menatapku saat aku mulai melangkah keluar.dia kemudian mengikuti. Akhirnya setelah kubasuh kontolku,aku berpakaian dan kemudian makan,kami tak berkata apapun,hanya si mbok bilang makan yang banyak,katnya sambil mengeluarkan nasi dari kurungan,sungguh,perubahan itu membuatku kaget,biasanya,aku hany diberi makan yang hanya ada dalam piringku. Apakah benar kata mas tarno,bahwa aku harus membahagiakanya,hingga dia menjadi baik.tapi apakah dengan cara itu baru dia bahagia.nasiku tinggal kurang setengah piring saat kemudian si mbok menghampiriku.”tambah lagi”katnya.”kenyang mbok”kataku.tiba-tiba dia jongkok disamping kursi,tanganya kemudian meraba dan meremas-remas kontolku,aku hanya diam,pun saat seletingku mulai dia turunkan,aku tetap diam,kemudian tanganya merogoh kedalam celanaku dan mengambil kontolku keluar,aku hanya terus mengnyah nasi,saat wajah si mbok perlahan mendekati kontolku dan kemudian mengulunya,kurasakan geli saat dia menghisap kontlku.dia lakukan itu samapi tak terasa kontolku mengeras kembali.”mbok masih mau,boleh?katnya,aku mengangguk.kuhabiskan air dalam gelas,saat itu celanaku dia turunkan,kemudian dia duduk diatasku sambil kemudian kontolku dia arahkan. Aku sungguh tak mengira,baru sekali bermain,tapi sudah merasakan gaya yang berlainana.si mbok naik turunkan momoknya  de ngan sangat lembut,sementara aku duduk.”bajunya buka aja ya,nanti kusut”katanya,sambil perlahan membuka kancingnya satu persatu,aku hanya diam memegangi pinggang si mbok,kemudian si mbok membuka kaosnya,payudara besar ada dihadapanku,”hisapin,katnya,akupun menurut,seperti bayi kelaparan,kuhisapi payudaranya bergantian.”mbok sambil tiduran aja yuk?kataku.dia menganguk,akhirnya kami pergi kekamarku,aku terlentang dan si mbok,seperti kuda liar mengenjotku dari atas,lama sekali kami melakukan itu,samapi akhirnya dia memeluku erat,dan kemudian lemas diatas badanku,aku kemudian mengerakan kontolku maju mundur,sesaat si mbok menarik badanku hingga posisi kami bertukar,aku kemudian mengenjotnya dan tak lama kemudian giliran tubuhku yang terkulai diatas tubuhnya,dipenuhi peluh serta denyutan dari kontolku yang sangat cepat.

Sejak saat itu,kami sesekali suka mengulangnya,biasanya si mbok yang meminta,denngan menyuruhku masuk kamarnya,atau dengan cara merabaku.jutek si mbok berkurang,tetapi jika mas tarno ada,dia bertingkah seperti dahulu kala.yang aku bingung,mas tarno sesekali suka mengoda si mbok,”mbok kok jadi jarang keluyuran,dan ada mainan baru ya.katnya.atau kepadaku mas tarno suka bilang.”hati diperkosa mbok,tapi gpp,buat pengalaman”kata mas tarno. Bahkan mas tarno pernah berbisik padaku. “,dulu mas sering liat laki2 diakamar itu,malah mas sering intipin si mbok,makanya kalo ada cowok datang,intip aja,atau kamu mau nyoba juga gpp”katnya. Akhirnya aku sedikit tak peduli jika dia tahu. Dan betul saja,suatu hari dia memergoki kami,siang itu sekitar jam 12,saat aku mengenjot si mbok diakamarku,kami tak mendengar pintu depan dibuka,aku tengah asyin menghantamkan kontolku,sementara sambil merintih si mbok mengangkaku erat,kakinta terangkat dan melipat di pingangaku.saat itu aku berhenti tiba-tiba terdengar suara mas tarno.”kok berhenti,terus’kanya,kami kaget,kulihat dia berdiri didepan pintuku sampil kepalnya menyender di tiang.”udah lanjut aja”katnya,kemudian dia menutup tirainya walau tidak rapat dan pergi kekamarnya.”gmana mbok”kataku.”lanjutin aja”katnya.sungguh hal itu malah membuatku bergairah,malah rintihan mbokpun sepertinya tak mempedulikan jika anaknya ada.mas tarno ternyat langsung tidur,saat sore,dia sepertinya acuh aja. Dia Cuma berbisik “enak ya?katnya.aku sempat berfikir bahwa mereka gila. Mas tarno berjanji kepadaku untuk tidak bilang ke ibu,asal aku juga merahasiakan selingkuhanya. Sejak itu.sesekali mas tarno membawa wanitanya ke rumah.sesekali akupun mengintipnya.

Semua itu tak aku ceritakan kepada joko. Tapi entah,suatu hari,saat aku sudah kelas 3,joko sering berkata ingin mencoba perempuan,dia bahkan berani bayar. Entah dari man,tiba-tiba,ide gilaku muncul. Hari itu,aku mengajak joko menginap dirumahku,joko asalnya bingung,tapi kubilang mboku member ijin karena aku juga sudah pnh menginap dirumah joko. Saat malam hari,aku sempat memancing joko, “kalo si mbok,mau ga?tanyaku. “mau aja,pokonya yang penting cewe,lagian si mbokmu juga  sexy”katnya,kami saling tertawa. Sekitar jam 8,aku masuk ke kamar si mbok.”mbok aku lagi mau”kataku.”walah,tumben,biasanya gak pnh minta,jangan nanti ketahuan teman kamu”katnya.”kita ajak aja mbok”kataku.”gila kamu,jangan”kataku.”mbok,dia dah tahu kok,aku dah gituan ma mbok,makanya aku ajak dia,mau aku jebak,diakan masih perjaka”kataku. “gila,jangan”kata si mbok.”supaya dia gak cerita ka orang mbok”kataku,akhirnya walau tampa mengiyakan,aku kemabli ke kamar joko.”ko,dia mau juga,kamu mau gak?kataku.”gila,bohong kamu?bisik joko.”sumpah”kataku.”gak ah,ga jadi”katanya.”gpp kok,aku jg pnh”kataku.”bohong”katnya.”sumpah,kalo gak percaya nanti aku liatin depan kamu”katku.akhirnya kutarik tangan joko dan berjalan masuk ke kamar si mbok. Si mbok duduk disamping ranjang.saat melihat kami dia langsung berbaring.aku kemudian membuak seluruh pakainku,sebenarnya joko pnh melihatku bugil,tapi dia tetap saja kaget dalam situasi demikian.”hayo buka’kataku,sambil aku bantu,aku buka seluruh pakain joko. Aku kemudian jongkok dihadapan mbok membuka kainya dan menrunkan celanaya,kontolku kurasakan tregang,perllahan aku mengesek-geseknya,kulihat kontol jokopun berdiri,walau timati kami,kontolnya kembali menegang,tidak sebesar aku,tapi lumayan juga untuk anak seusianya.aku akhirnya menarik joko.si mbok membantu dengan memasukanya perlahan.”biar awet muda mbok”kataku,kurang dari sepuluh menit,tangan joko mengepal,aku hany tersenyum,saat perlahan tubuh gemetarnya menjauhi badan si mbok.akhirnya aku mengangtikanya,kurasakan momok si mbok penuh dengansperma joko,aku mengelapnya dulu.joko terus mengamati kami,perlahan kulihat kontolnya kembali menegang saat kumaju mundurkan kontolku di momoknya.kurasakan sensasi luar biasa melihat joko memelototi kami,akhirnya aku mengerang puas.”hayo ko,lagi”kataku.sedikit ragu,tapi akhirnya joko mengenjot kembali si mbok. Malam itu sungguh luar biasanya,khususnya bagi aku dan joko.

Atas inisiatif joko,akhirnya aku mencari alamt ibu dikamar mas tarno,sejalan dengan itu,aku jadi agak sering nginap di rumah joko,orang tuanya sama sekali tak keberatan,malah menganggapku keluarga sendiri,aku sungguh iri melihat keadaan joko.akhirnya aku bisa mberhubungan dengan ibuku walau lewat surat,kami merahsiakanya dari si mbok dan mas tarno,ibu sempat marah karena selam ini uangnya ternyata tidak sampai kepadaku.ideku untuk kost,ternyat disetujui ibu.akhirnya dengan bantuan ibu joko pula,aku dapat kost dekat rumah joko. Kepada mbok aku awalnya tidak bilang. Saat kelas 3 itu pula aku berpacaran dengan cewek2 sma,aku berbohong mengaku anak sma. Dan saat kelas 3 pula aku mersakan keperawanan seorang gadis. Setelah kuregut kegadisanya,aku baru bilang bahwa aku masih smp. Atas ajaran mas tarno pula,aku mulai berusaha memafaatkan wanita,aku berusaha menguras uang mereka.dan entah mengapa,hal itu mudah sekali aku lakukan. Jokopun,sesekali mencari wanita seusia kami untuk pelampiasan,jika tidak menemukan,mbok lah menjadi tumpuan harapan terakhir joko.

Uang,memang menjadi hal yang menarik bagiku. Dan gara-gar uang pula,akhirnya aku tengelam kelembah lain yang lebih nista. Waktu itu,aku telah terdaftar sebagai siswa sma,tapi masih belum masuk. Aku berencana potong rambut,ketika masuk salon,kukira seorang wanita cantik,ternyata waria, dia sangat ramah terhadapku, akhirnya,karena sepi,kami berbincang,entah awalnya dari man,dia mengimingiku uang,asalnya mau melaynianya.aku asalnya tidak mau,tapi saat dia bilang berap uang yang aku mau,aku asal sebut,dia ternyata sanggup,aku sungguh kaget. Akhirnya,aku setuju asal menurut caraku. Waktu itu aku ingat betul,kontolku hany dia kulum,setelah keras,aku kemudian menggenjonya di ujung ranjang.dia sama sekali tidak menyentuh tubuhku yang lain,tapi dia terus mengagumi kontolku yang terbilang besar. Tapi sungguh,hisapanya sangat luar biasa dan membekas di fikiranku. Aku mengenjotnya sambil kupunjamkan mataku,tampa perasaan,dan cepat cepat kutuntaskan,tapi dia sepertinya puas.

Dari dia,aku akhirnya tahu,bahwa kaum gay biasanya lebih royal,karena susah mendapatkan yang sesuai keinginan.sebelum pulang,dia banyak bercerita dunia gay dan jika aku mau,aku bisa dicarikan orang buat jadi simpanan. Aku tak menjawab, tapi aku ingat betul,setelah pulang dari tempatnya,aku langsung mencari sepeda baru.

Akhirnya,saat kelas satu sma,aku berkenalan dengan tante2 secar tak sengaja,aku kemudian rutin bertemu denagnya,jika dia inginkan,dari dia aku mendapat materi yang lumayan melimpah,semuanya aku tabung. Memasuki kelas dua,selain tante tersebut,aku juga berkenalan dengan pria muda tampan asal Jakarta,yang kadang datang ke kotaku. Aku selalu menemaninya jika dia ada di kotaku. Kalau menurut orang uang panas cepat habisnya,entah mengapa tidak terjadi padaku,aku malah rajin menabung,bahkan aku mampu membeli sepeda motor,tapi aku tidak lakukan,aku lebih suka bersepeda,itu menjadikan badanku lebih bagus.Semua yang aku lakukan,tak seorangpun mengetahuinya,termasuk joko. Selain kami bersekolah di sma berbeda,akupun memutuskan kos di tempat yang lebih dekat dari kota.

Ya,denga kelebihan yang aku miliki,aku berusaha memamfaatkanya,sunguh aku akhirnya bersyukur memiliki darah arab,banyak yang terpesona melihat kontolku yang besar,dan tak sedikit yang relah merogoh uang dalam2 untuk meraskanya,aku sendiri tak peduli,asal aku suka dan berani memnuhi semua syaratku,aku pasti puasakan mereka…………….aby/tegal

 

 

 

 

~ oleh ceritalelaki pada November 18, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: